Lingkar Studi Suicidologi: Putus Cinta dan Bunuh Diri

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

“Ah, lebay banget lo putus sama dia aja bilang mau mati, paling juga gak akan lo lakuin” atau, “Iya nih, gue aja putus berkali-kali gak kayak elu gitu.” Kamu pernah mendengar stigma-stigma sejenis ini?

Terkesan biasa mungkin, tapi ya, ucapan-ucapan di atas termasuk stigma negatif terhadap mereka yang mengalami kesulitan karena putus cinta (masalah hubungan romantis atau pacaran). Padahal, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap suatu kejadian. Rasa sakit yang muncul pun bisa berbeda satu sama lain. Kita tidak bisa mengeneralisasi atau menyepelekan pengalaman dan emosi orang lain.

Untuk memahami lebih mendalam mengenai hal ini, Into The Light Indonesia kembali mengadakan Lingkar Studi Suicidologi (LSS) kedua di 2018, dengan tema “Putus Cinta & Bunuh Diri“.

Waktu:
Sabtu, 28 Juli 2018
10:30 WIB s/d selesai

Pembicara:
Steven Cokro
Divisi Riset Into The Light Indonesia

Lokasi:
Digital Innovation Lounge (DILO)
Jl. Margonda Raya No. 23
Depok

HTM:
Early Bird – Rp15.000
On The Spot – Rp20.000

Untuk pendaftaran (RSVP), klik https://bit.ly/LSS_2018.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi narahubung Iqbal (081383059007) atau kunjungi laman Facebook event kami.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Kevin Sucianto

Kevin Sucianto

Sebagai "Social Media Auditor", Kevin mulai berkontribusi di Into The Light Indonesia sejak 2013, lalu kabur sebelum kembali lagi pada 2018. Kevin adalah lulusan mahasiswa akuntansi yang saat ini tobat berprofesi di bidang marketing communication, penulis konten, dan pengelola media sosial. Di saat waktu luang, senang bermain Cookie Run: OvenBreak, mengisi teka-teki silang, menjadi barista abal-abal, atau berburu restoran paling enak di Jakarta.