Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Aku melipat-lipat
Semua mulut yang terus berucap
Aku melompat-lompat
Dalam sebuah kegelapan ke terang kembali ke gelap

Saat memanggang roti
Tiba-tiba aku ketakutan dan menangis
Ketika sepi malam
Mataku terjaga memikirkan banyak hal

Menurut Bu Guru, aku terlalu bersemangat
Kata temanku, aku cengeng dan mudah menangis
Sedang suara di kepala terus mengulang kata yang sama
“Mati..mati..”

Aku ketakutan dan sendiri
Ibu memasak nasi dengan wajah babak belur tanpa emosi
Ayah masih tengkurap di atas kasur berbau alkohol
Aku bernyanyi mengisi sunyi

Aku tidak mau mati
Tidak sekarang dengan tangan sendiri
Biarkan aku bernyanyi
Melihat Ibu tersenyum dan Ayah berdiri lagi

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Marlia Alvionita

Marlia Alvionita

Seorang perempuan yang sedang dalam misi untuk mencintai diri sendiri lebih lagi. 24 tahun. Belakangan, tinggal di Lampung. Saat ini bekerja sebagai penulis konten. Suka berbagi pikirannya di blog. Suka kutipan dan puisi. Juga suka menggambar dan membaca buku-buku bagus. Pemilik akun Instagram @glorymarli.