Kolaborasi Ayah dan Ibu dalam Pencegahan Bunuh Diri dan Depresi Pasca Melahirkan

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Perasaan senang karena akhirnya buah hati tercinta telah lahir merupakan hal yang lazim dirasakan oleh setiap orang tua. Namun, tak jarang juga ada orang tua yang malah merasakan sedih, cemas, bahkan hingga depresi yang dapat berujung bunuh diri. Perasaan tersebut merupakan contoh kondisi yang dikenal dengan postpartum depression (depresi pascamelahirkan). Kondisi ternyata tidak hanya dapat dirasakan oleh sang ibu, tetapi ayah juga lho.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang postpartum depression, dan apa saja yang dapat dilakukan ayah dan ibu dalam menangani hal ini, Divisi Riset Into The Light Indonesia kembali mengadakan Lingkar Studi Suicidologi, dengan tema “Kolaborasi Ayah dan Ibu Dalam Pencegahan Bunuh Diri & Depresi Pasca Melahirkan”.

Hari: Sabtu, 29 September 2018
Pukul: 10.00 – 12.00 WIB
Tempat: Teras Kita
Komplek Buncit Indah, Jalan Mimosa 4 Blok E No.17
Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

HTM: Rp 20.000 (early bird, sebelum 24 September 2018), Rp 25.000 (on the spot)
CP: Debbi (research@intothelightid.org)

Sampai jumpa di LSS nanti!

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Into The Light Indonesia

Into The Light Indonesia

Dibentuk pada Mei 2013, Into The Light Indonesia Suicide Prevention Center for Advocacy, Research, and Education (SP-CARE) adalah sebuah komunitas orang muda yang berfokus sebagai pusat advokasi, kajian, dan edukasi pencegahan bunuh diri dan kesehatan jiwa di Indonesia. Into The Light Indonesia adalah komunitas inklusif yang digerakkan oleh orang muda lintas identitas, yang menjunjung tinggi pendekatan program berbasis bukti dan hak asasi manusia.