Menolong Diri Sendiri

Apakah kamu pernah merasa jenuh dan berpikir untuk bunuh diri? Kamu mungkin telah berharap untuk mati, atau berpikir bahwa teman dan keluarga kamu menjadi lebih baik jika kamu tiada. Kamu mungkin juga sudah mengatur cara kamu bunuh diri.

Terkadang pemikiran ini dapat terpicu sebagai respon terhadap perasaan yang tidak dapat kamu kendalikan, atau merasa bahwa situasi ini tidak akan pernah membaik.

Kamu mungkin merasa sangat sendirian saat ini, namun penting untuk ditekankan bahwa banyak orang lain pernah berada dalam situasi atau perasaan seperti kamu saat ini. Orang lain juga pernah memikirkan bunuh diri, sama seperti kamu juga.

Apa yang bisa saya lakukan saat saya merasa ingin bunuh diri?

Berikut ini adalah beberapa contoh cara yang bisa membantu kamu saat kamu merasa tertekan, lelah, atau berpikir untuk melukai dirimu sendiri atau bunuh diri.

Cobalah beberapa langkah tips berikut ini, dan catatlah cara yang menurutmu dapat membantu kamu, sehingga kamu dapat membacanya kembali di saat kamu membutuhkannya.

Langkah 1:
Ceritakan Masalahmu

Menceritakan masalahmu kepada orang lain dapat menjadi cara paling ampuh untuk melepaskan rasa penat dan lelah di pikiranmu. Mereka mungkin tidak memberikan solusi atas masalah kamu, tetapi bercerita akan membuat merasa jauh lebih lega dan merasa tidak sendiri.

Hubungilah siapapun yang kamu bisa percaya. Mereka bisa saja orang tua, saudara, sahabat, guru, atau orang yang kamu percaya di sekitar kamu. Aturlah waktu untuk bertemu atau menelepon mereka.

Terkadang beberapa orang tidak dapat kamu percaya, sehingga kamu memilih diam. Atau, orang yang kamu hubungi tidak dapat membantu kamu, bahkan mengeluarkan komentar yang menyakitimu. Jika itu terjadi, kamu bisa mencari orang lain atau menulis curatan hati kamu dalam sebuah diari atau catatan pribadi.

Kamu juga bisa menghubungi psikolog/psikiater profesional. Mereka tentu akan mendengar cerita kamu.

Langkah 2:
Lepaskan Stresmu

Pikirkan kembali kondisi kamu saat ini. Apakah kamu biasa melakukan sesuatu untuk melepas rasa penat dalam pikiran kamu?

Apa hobimu? Apa yang kamu biasa lakukan saat senggang? Hal apa saja yang kamu suka lakukan? Apakah dengan melakukan hal tersebut, kamu merasa lebih baik sekarang?

Cobalah lakukan perawatan diri (self-care) secara rutin. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan pikiran dan jiwa kamu tetap sehat.

Sisihkan waktu sebentar saja, setiap harinya, untuk merawat diri kamu dan mengalihkan perhatian kamu dari kesibukan atau kepenatan sehari-hari. Lakukan hingga kamu siap untuk melakukan aktivitas lainya, dan seterusnya.

Contoh aktivitas perawatan diri yang dapat menjauhkan kamu dari stres dan membuat kamu merasa lebih lega, misalnya:

  • Dengarkan lagu atau genre musik favoritmu
  • Menonton program TV atau film favorit
  • Berkumpul dengan keluarga atau sahabat
  • Jalan-jalan sebentar, bersantai di luar rumah
  • Mandi
  • Merias diri atau berbusana dengan baik
  • Melakukan perawatan tubuh
  • Menggambar, mewarnai, atau melukis
  • Menulis
  • Mencoba mencari sesuatu yang memberimu makna hidup, seperti kegiatan rohani, bakti sosial, vokasi
  • Makan makanan yang disukai (dan sehat)
  • Sisihkan waktu untuk merayakan diri sendiri dengan sesuatu yang kamu suka, dan nikmati momennya.

Langkah 3:
Jagalah Kesehatan Fisikmu

“Di balik raga yang kuat, terdapat jiwa yang sehat”

Menjaga kesehatan fisik juga tidak kalah penting dengan kesehatan jiwa. Dengan fisik yang sehat, kita menjadi merasa lebih baik, sekaligus membantu kamu untuk lebih dapat mengatur beragam hal dalam keseharian kamu.

Hal yang bisa kamu lakukan, diantaranya:

  • Memperhatikan pola makan
  • Tidur yang cukup dan teratur
  • Menjaga rutinitas harian
  • Berolahraga teratur

Langkah 4:
Relaksasi

Teknik relaksasi dapat menjadi salah satu strategi yang baik untuk menjaga pemikiran kamu. Banyak metode relaksasi yang bisa kamu temukan, pelajari, dan lakukan melalui buku atau situs yang tepercaya.

Berikut ini beberapa contoh untuk memulai:

Latihan pernapasan

Carilah posisi yang nyaman. Fokuskan pikiranmu atau tutup mata kamu. Tariklah napas perlahan-lahan melalui hidung, tahan selama beberapa hitungan, lalu lepaskan perlahan-lahan melalui mulut. Tahan napasmu selama beberapa kali, dan ulangi hingga kamu merasa lebih nyaman.

Selama kamu bernapas, bayangkan kamu berada di tempat yang membuatmu merasa nyaman, entah itu di gunung, pantai, berenang di bawah laut, terbang di udara, di manapun. Biarkan pikiranmu melayang dan rasakan seluruh indera tubuhmu berada seolah-olah di tempat itu.

Untuk menambah suasana lebih nyaman, kamu bisa mengatur cahaya di sekitar kamu dan memainkan musik yang menenangkan saat melatih pernapasan.

Melatih “mindfulness

Daripada mencoba untuk menghentikan perasaan atau pikiranmu, cobalah untuk mengakui dan menerimanya dengan lapang dada. Ingatlah bahwa kamu mengalami banyak pikiran dan perasaan selain dari yang kamu rasakan saat ini. Ingatkan dirimu bahwa semua pemikiran dan perasaan kamu hanya sementara, dan akan berlalu.

Relaksasi otot

Berbaringlah atau bersandar di sebuah kursi, mulai dengan bernapas perlahan. Dimulai dari kaki, dan kemudian ke seluruh tubuh kamu, regangkan otot kamu selama 8 hitungan, lalu lemaskan selama 8 hitungan.

Tahukah kamu?

Ketik pencarian “breathing exercise” di Google, dan Google akan menampilkan latihan pernapasan sederhana selama 1 menit yang bisa dilakukan di mana saja.

Langkah 5:
Menyusun Safety Plan

Apabila kamu sering menghadapi situasi yang memicu pemikiran bunuh diri, kamu bisa menyusun Rencana Keamanan (“Safety Plan”) sebagai cara untuk membantu memulihkan pemikiran kamu dengan cepat.

Jika semua ini tidak membantu kamu...

…kami menyarankan kamu untuk segera menghubungi psikolog, psikiater, atau profesional kesehatan jiwa yang terdekat dari tempat tinggal kamu.

Disadur dari SuicideLine Victoria, dengan perubahan.