Liputan International Survivors of Suicide Day 2013 – Hari 1

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

ISOSD1b

Sabtu, 23 November 2013 lalu, Into The Light baru saja melangsungkan rangkaian pertama dari “International Survivors of Suicide Day 2013” di kawasan Kemang, Jakarta. Kegiatan ini diadakan untuk memberikan dukungan kepada para penyintas bunuh diri (survivors of suicide) yaitu orang-orang yang kehilangan teman terdekat atau sanak saudara mereka karena bunuh diri. Kegiatan ini tentunya tidak lepas dari dukungan Aethra Learning Center, Smile for The Future, dan Bipolar Center Indonesia.

Kegiatan dimulai dari pemutaran film “The Perks of Being A Wallflower”. Film yang memperoleh berbagai penghargaan dan dibintangi oleh Logan Lerman dan Emma Watson ini memiliki cerita mengenai seorang remaja yang baru saja kehilangan teman terdekatnya dan dipertemukan dengan dua orang teman baru yang membawa petualangan kehidupan yang baru. Segera setelah film diputar, dilakukan diskusi panel yang dimoderatori oleh William S. Budiman. Dalam diskusi panel ini, dapat disimpulkan bahwa perlu diberikan dukungan sosial kepada teman atau saudara kita yang sedang menghadapi risiko untuk bunuh diri. Sebaiknya jangan memaksakan individu untuk menceritakan masalah atau situasi yang dihadapi karena keputusan itu merupakan bagian dari kesiapan mental masing-masing individu. Tak kalah penting, diperlukan adanya wadah pelampiasan emosi, dengan himbauan untuk tidak mengeluarkan emosi ketika sedang “mendidih berat” atau dengan cara yang tidak tepat.

Bersama William S. Budiman (kedua dari kiri), pembicara utama dari International Survivors of Suicide Day 2013
Dari kiri ke kanan, Jessica Farolan (SFTF), William S. Budiman (pembicara, Aethra LC), Sefora Isabella (BCI), Gladhys Elliona (Into The Light).
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Kevin Sucianto

Kevin Sucianto

Sebagai "Social Media Auditor", Kevin mulai berkontribusi di Into The Light Indonesia sejak 2013, lalu kabur sebelum kembali lagi pada 2018. Kevin adalah lulusan mahasiswa akuntansi yang saat ini tobat berprofesi di bidang marketing communication, penulis konten, dan pengelola media sosial. Di saat waktu luang, senang bermain Cookie Run: OvenBreak, mengisi teka-teki silang, menjadi barista abal-abal, atau berburu restoran paling enak di Jakarta.