Aku, Dia, Kamu, dan Kalian

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Dia aneh.
Apakah kamu tahu alasan mengapa Anda mengatakan seperti itu?
Dia aneh karena bertingkah tidak sesuai aturan dan berbeda dengan kita.
Lalu mengapa jika ia berbeda?
Kau harus berhati-hati karena dia ‘gila’. Tetanggaku ada yang seperti dia
dan berbahaya karena mudah marah.
Bahkan masyarakat di sekitar rumahku mengusirnya.

Seandainya aku bisa mengeluarkan apa yang aku pikirkan
dan kalian dapat mendengarkan apa yang aku bicarakan…
Aku sebenarnya ingin mengatakan jika yang aku butuhkan adalah perhatian
dan aku butuh diperlakukan setara seperti kalian
dengan mendapatkan hak atas kebebasan dan perlakuan yang manusiawi.

Aku sadar jika aku butuh pengobatan, namun apa daya jika stigma, prasangka, dan
diskriminasi yang muncul tentang diriku hanya membuatku sulit mendapatkan perawatan..
Sebenarnya aku tidak berbahaya seperti yang kalian pikirkan.
Kalian dapat membuat kontak dengan kami sehingga kami dapat merasa diterima.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Nolia Nurcahyati

Nolia Nurcahyati

Nolia Nurcahyati atau yang kerap disapa Noli merupakan gadis yang lahir dan tumbuh di Jakarta. Saat ini, ia sedang berjuang untuk memperoleh gelar sarjana di Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia. Berawal dari mata kuliah Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental Komunitas, ia mulai melihat sulitnya untuk menemukan pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas. Selain itu, stigma yang berkembang di masyarakat mengenai kesehatan jiwa masih perlu dihilangkan. Dengan bergabung menjadi content writer Into the Light Indonesia, ia ingin ikut mengurangi stigma terhadap kesehatan jiwa di masyarakat. Di sela kesibukannya menyelesaikan tugas akhir, ia juga menjadi media partner freelancer untuk kegiatan di luar fakultas dan waktu akhir pekan biasanya ia gunakan untuk mempelajari mengenai emotional intelligence, khususnya pada remaja. Untuk melepaskan penat, Noli memiliki cara sendiri yaitu dengan menonton pementasan teater/film, membaca buku atau jogging.