Kenali Dampak Negatif dari Berita Bunuh Diri yang Tidak Aman

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Dalam seri infografik pemberitaan bunuh diri kali ini, kami ingin mengajak teman-teman untuk mengenali dampak negatif dari berita bunuh diri yang tidak aman, seperti dengan menyebarkan foto/video bunuh diri yang terlalu gamblang.

Di bagian selanjutnya, kami akan mengajak teman-teman mengenali berita bunuh diri mana aja yang aman dan tidak aman, serta bagaimana kamu dapat berpartisipasi untuk menangkal pemberitaan yang tidak aman.


Menimbulkan trauma. Adegan bunuh diri dengan metode yang eksplisit dapat menimbulkan rasa jijik, trauma, dan dapat mengganggu kesehatan jiwa bagi yang menonton (bahkan mereka yang tidak memiliki indikasi gangguan jiwa sekalipun).

Bunuh diri tiruan. Dikenal sebagai efek Werther, berita mengenai bunuh diri yang terlalu mendetail atau sensasional, dapat mendorong orang yang sedang berpikir bunuh diri untuk melakukannya.

Mengganggu privasi. Orang terdekat yang ditinggalkan mungkin terganggu dengan komentar negatif yang dilontarkan warganet, atau karena informasi pribadi mereka ikut terekspos.

Stigma. Orang yang memiliki kecenderungan bunuh diri akan enggan mencari bantuan karena takut akan stigma atau penghakiman dari orang banyak.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Kevin Sucianto

Kevin Sucianto

Sebagai "Social Media Auditor", Kevin mulai berkontribusi di Into The Light Indonesia sejak 2013, lalu kabur sebelum kembali lagi pada 2018. Kevin adalah lulusan mahasiswa akuntansi yang saat ini tobat berprofesi di bidang marketing communication, penulis konten, dan pengelola media sosial. Di saat waktu luang, senang bermain Cookie Run: OvenBreak, mengisi teka-teki silang, menjadi barista abal-abal, atau berburu restoran paling enak di Jakarta.