Menolong orang lain di media sosial: Intervensi krisis untuk kondisi darurat

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Teman-teman, terkadang kita pernah menemukan postingan di media sosial, di mana seseorang sudah dalam keadaan bahaya atau mengancam keselamatan nyawa seseorang, misalnya jika seseorang menulis bahwa ia akan segera melakukan bunuh diri.

Jika kamu berada dalam kondisi darurat seperti ini, jangan panik. Lakukan langkah berikut:

  • Hubungi langsung teman kamu,
  • Cari tahu orang terdekat yang bisa membantu, atau
  • Hubungi layanan darurat jika mungkin.

Hubungi langsung.

Jika kamu melihat postingan di media sosial saat seseorang berada dalam kondisi yang mengancam nyawa, segera hubungi langsung. Jika kamu berhasil terhubung melalui telepon, katakan bahwa kamu peduli atau sayang dengannya, mintalah untuk menjauhkan diri dari bahaya sampai bantuan tiba. Usahakan agar ia tidak menutup telepon.

Jika teman kamu bersedia untuk menceritakan masalah yang terjadi, dengarkan ceritanya. Jangan mengomentari apalagi menghakimi teman kamu, biarkan teman kamu melepaskan semua emosi negatifnya sehingga teman kamu lebih tenang.

Cari tahu orang terdekat

Jika ia tidak dapat dihubungi atau ia menutup telepon, kamu bisa mencari tahu teman dekat atau anggota keluarga yang serumah dari orang tersebut, dan mintalah agar mereka segera mengecek kondisi orang tersebut.

Saat kamu menghubungi orang terdekat tersebut, beritahukan beberapa poin penting ini:

  • Jangan panik.
  • Mintalah untuk mengecek kondisinya, dan kabarkan bahwa mereka khawatir dengan kondisi dan keselamatan mereka. Tunjukkan kepedulian dan jika mereka menceritakan masalahnya, dengarkan tanpa menghakimi.
  • Saat mencoba menolong, mintalah untuk menjauhkan diri dari benda atau hal yang berbahaya. Namun, jangan rebut paksa karena hal ini berpotensi membahayakan keselamatan kedua belah pihak.

Kamu mungkin akan dihadapkan dengan dilema, di mana keluarga atau teman dekat mereka cenderung tidak terbuka dengan masalah kesehatan mental. Oleh karena itu, kamu mungkin perlu mempertimbangkan hanya untuk menghubungi mereka hanya jika kondisinya sudah mengancam keselamatan nyawa temanmu.

Penting untuk memahami bahwa kamu mungkin menghadapi situasi di mana keluarga atau kerabat akan bersikap tidak ramah dengan teman kamu, atau kamu akan dibenci teman kamu karena kini keluarganya mengetahui rencana bunuh dirinya. Akan tetapi, jangan merasa kecil hati. Ingatlah bahwa keputusanmu untuk menyelamatkan nyawa teman kamu adalah hal yang tepat dan apapun yang terjadi setelahnya, itu bukan salah kamu.

Hubungi layanan darurat

Jika kamu tidak dapat menghubungi teman kamu atau orang-orang terdekatnya, kamu dapat mempertimbangkan untuk menghubungi layanan darurat.

Gunakan fitur lapor di media sosial

Beberapa media sosial memiliki fitur keselamatan untuk merespon laporan terhadap konten dari akun seseorang yang ingin atau menyatakan akan bunuh diri. Kamu bisa menggunakan tombol “Lapor” atau “Help Center” untuk melaporkan konten teman kamu.

Perlu dicatat, layanan ini sifatnya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing negara. Fitur ini biasanya akan mengarahkan seseorang untuk mengakses daftar sumber bantuan yang bisa diakses di negara tempat tinggalnya. Namun di beberapa negara, fitur ini juga otomatis akan membantu menghubungkan kamu ke layanan darurat.

Langsung hubungi layanan darurat 119

Di Indonesia, nomor layanan darurat 119 dapat digunakan untuk menghubungi ambulans, jika seseorang berada dalam kondisi yang mengancam keselamatan nyawa.

Saat menghubungi layanan darurat, pastikan kamu memiliki informasi sebagai berikut:

  • Nama, lokasi, atau informasi lain dari orang yang berada dalam bahaya.
  • Gambaran mengenai situasi darurat, seperti apa yang terakhir diposting oleh orang itu, tindakan yang akan dilakukan, dan mengapa menurutmu dia berada dalam situasi bahaya.
  • Nama dan lokasi kamu, serta relasi kamu dengannya.

Pahami bahwa terkadang apapun cara yang kamu coba, kamu mungkin tidak dapat mengendalikan keputusan atau pilihan orang lain, dan itu semua bukan salah kamu.

Ternyata, saya tidak bisa menolong dia.

Terkadang kita terjebak dalam situasi di mana kita sama sekali tidak mampu menolong orang itu. Kamu mungkin sangat khawatir akan keselamatan teman kamu dan merasa bersalah atau gagal. Namun, pahami bahwa setiap orang (termasuk kamu) memiliki batasan kemampuan masing-masing.

Sisihkanlah waktu sekarang untuk memperhatikan kesehatan mentalmu juga, hal ini tentunya sangat melelahkan dan menguras emosi kamu. Namun, kesehatan mentalmu juga sama-sama penting.

Apapun usaha yang kamu lakukan untuk menyelamatkan teman kamu, kamu sudah melakukan hal yang terbaik.

Into The Light bukan pusat krisis bunuh diri dan tidak menerima layanan konseling terkait bunuh diri.

Teks oleh Kevin, Infografik oleh Verena.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Verena Vincent

Verena Vincent

Social media pal Into The Light sejak 2019, pembawa terang dan kebahagiaan sejak 1999