Menyusun Rencana Keamanan (Safety Plan)

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Apabila kamu sering menghadapi situasi yang memicu pemikiran bunuh diri, membuat Rencana Keamanan (Safety Plan) dapat menjadi salah satu alternatif cara paling cepat untuk membantu memulihkan pikiran dan perasaan kamu.

Membuat Rencana Keamanan sangatlah mudah dan akan membantu kamu di saat kamu membutuhkannya.

Rencana keamanan kamu harus menyertakan:

Daftar pemicu kamu

Kenali, lalu tulis semua daftar situasi, pemikiran, perasaan, atau tanda-tanda peringatan yang dapat membuat kamu merasakan ingin bunuh diri.

Cara untuk mengatasi pemikiran bunuh diri

Pikirkan dan tulis aktivitas atau hal yang kamu bisa lakukan sendiri, untuk kamu merasa lebih tenang dan nyaman saat kamu memikirkan untuk bunuh diri.

Semua alasan hidup kamu

Bacalah daftar ini sekali lagi saat kamu merasa ingin bunuh diri, karena kamu baru saja kehilangan fokus terhadap aspek positif dari kehidupan kamu dan terkonsentrasi hanya seputar rasa sakit yang kamu alami. Daftar ini dapat membantu kamu mengingat kembali hal-hal positif yang terlupakan.

Daftar kontak teman, keluarga, atau tempat

Tulislah daftar anggota keluarga atau teman yang bisa kamu hubungi di saat kamu memiliki pemikiran bunuh diri. Tulis juga daftar tempat yang bisa menjadi tempat untuk kamu melepas penat dengan sejenak.

Sertakan nama dan detail kontak yang jelas, dan pastikan kamu menyimpan daftar ini di mana saja, seperti di dalam dompet atau ponsel.

Daftar profesional

Tulis daftar psikolog/psikiater yang bisa kamu hubungi di saat kamu merasa butuh. Sertakan nama, hari/jam praktek, lokasi, serta nomor telepon yang bisa dihubungi, dan pastikan informasi ini selalu terkini.

Cara untuk membuatmu tetap aman

Tulislah rencana untuk membuat lingkungan sekitarmu menjadi aman. Pikirkan benda-benda yang dapat melukai dirimu, dan berikan rincian cara untuk mengamankan atau menjauhi benda tersebut.

Tulis juga daftar hal-hal yang harus dihindari karena akan membuat dirimu menjadi merasa tidak baik.

Kontak darurat

Kontak darurat ini bisa digunakan jika kamu masih merasa tidak aman.

Tulislah nomor hotline menuju rumah sakit, layanan darurat, atau layanan pencegahan bunuh diri terdekat dari tempat tinggal kamu.

Komitmen terhadap rencana keamanan

Sisihkan bagian akhir untuk membuat janji dengan dirimu sendiri bahwa kamu akan menjalankan isi dari rencana keamanan ini jika dibutuhkan.

Tips Menulis
Rencana Keamanan (Safety Plan)

  • Buat rencana keamanan ini bersama dengan anggota keluarga atau teman yang bisa dipercaya, atau bersama dengan psikolog/psikiater. Dengan melibatkan orang yang penting di sekitar kamu, mereka juga dapat mengetahui cara terbaik untuk membantu kamu dan menjaga kamu tetap aman.
  • Buat rencana keamanan sejujur mungkin. Hal ini penting agar kamu merasa nyaman dengan catatan kamu sendiri, sekaligus menjamin bahwa catatan ini akan memenuhi kebutuhan kamu.
  • Carilah waktu saat kamu merasa baik, tenang, dan berpikiran jernih, saat kamu menulis rencana keamanan. Jangan lakukan di saat kamu sedang merasa tidak baik.
  • Tulislah rencana keamanan kamu di atas kertas, dan simpan di tempat yang bisa dengan mudah diambil saat dibutuhkan.
  • Jika kamu membuat rencana keamanan di ponsel kamu, pastikan kamu juga membuatnya di atas kertas atau buku catatan, begitu pula sebaliknya.
  • Personalisasikan rencana keamanan kamu, dengan menambahkan tulisan elok, gambar, warna-warni, atau stiker yang membuat catatan kamu semakin menarik untuk dibaca.

Disadur dari SuicideLine Victoria, dengan perubahan.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket