Tips untuk Menghadapi Teman yang Ingin Melakukan Bunuh Diri

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Hai! Mungkin beberapa dari kalian pernah mengalami kondisi dimana teman dekat atau orang-orang di sekitarmu berkata bahwa mereka memiliki masalah yang besar, atau sudah tidak kuat menghadapi permasalahan tersebut atau bahkan ada yang langsung menyatakan bahwa mereka ingin mengakhiri hidupnya. Lalu kalian bingung bagaimana cara yang tepat untuk menghadapinya?

Maka dari itu, kami menyediakan tips sederhana yang bisa kalian lakukan.

Jadilah pendengar aktif

Ketika memiliki masalah, kadang seseorang tidak selalu membutuhkan solusi, namun hanya ingin didengarkan. Terlebih jika mencapai tahap hilang harapan dan muncul keinginan bunuh diri, maka sudah sewajarnya kita mengerahkan perhatian kita untuknya. Jadilah lawan bicara yang aktif, simpan ponselmu dan tatap wajahnya. Dengarkan baik-baik kalimat yang ia ucapkan.

Selama mendengarkan, jangan potong pembicaraannya dengan memberikan komentar atau saran. Perbanyak mendengar dan kurangi bicara. Sebagai bentuk apresiasi, berilah respon semacam anggukan, kata “iya”, atau kalimat yang menunjukkan rasa simpati atas cerita yang ia sampaikan. Dengan itu, ia bisa merasa bebannya berkurang dan merasa lebih nyaman.

Tahan semua asumsi

Orang yang ingin curhat, butuh didengarkan, bukan diceramah. Jangan jadi orang sok tahu dengan memberikan komentar, saran, apalagi prasangka negatif. Simpanlah semua dugaanmu mengenai kondisi mereka, karena kemungkinan apapun bisa saja terjadi, bahkan yang tidak terpikirkan olehmu sekalipun.

Tanyakan kondisinya

Tanyakan langsung apakah ia memikirkan atau memiliki kecenderungan untuk bunuh diri. Jika dijawab dengan “ya”, tanyakan pula sejak kapan ia memikirkan atau seberapa jauh niatan ia untuk bunuh diri.

Tawarkan juga apa yang sekiranya ia butuhkan dan bisa kita bantu.

Jauhkan dari hal berbahaya

Ketika berada bersama orang yang ingin bunuh diri, kita perlu menjadi penjaganya. Selalu temani dan jaga dia, dan jauhkan ia dari benda tajam, senjata, atau lokasi tertentu (seperti tebing atau bangunan tinggi) yang bisa membahayakan kondisinya.

Berikanlah pertanyaan terbuka

Tanyakan sesuatu yang bisa membuat ia berpikir lebih positif. Misalnya: “Apa yang membuatmu kuat hingga sejauh ini?” atau “Apa tujuan/cita-cita yang ingin kamu capai?”

Dengan mengajak mereka untuk berpikir positif, kita dapat menurunkan risiko bunuh diri.

Ajak kerjasama keluarga/orang terdekat

Kita bisa bekerja sama dengan keluarga, sahabat, pasangan, atau orang terdekat yang sekiranya bisa membuat ia merasa lebih nyaman dan disayang. Sebelumnya, ajaklah orang terdekat tersebut untuk berbicara, sampaikan apa yang sebaiknya ia lakukan.

Dengan menunjukkan kepedulian kita kepada orang tersebut, orang tersebut akan merasa disayang dan dihargai.

Sadari kemampuan diri

Kendati kita adalah orang yang membantu mereka, namun kita perlu menyadari bahwa kita juga seorang manusia biasa. Ada kalanya kita juga sedang lelah atau juga memiliki masalah. Maka dari itu, pastikan kita sedang dalam kondisi baik ketika menghadapi mereka.

Apabila kita merasa tidak sanggup, lebih baik sampaikan dengan baik-baik bahwa kita sedang tidak dapat membantu mereka. Sebagai alternatif lain, kita bisa meminta mereka untuk menghubungi orang lain yang ia juga percaya atau berikan kata-kata pemberi semangat.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Noor Bayu Alamsyah

Noor Bayu Alamsyah

Noor Bayu Alamsyah atau biasa dipanggil Bayu atau Ubay ini adalah seorang mahasiswa psikologi UPI asal Subang kelahiran 1 April 1997. Kini masih aktif jadi penulis di Wattpad, menikmati hujan dan menonton Naruto atau film horror di laptop. Kalian bisa menemukan sosmednya: @aprilliouz sesuai dengan nama pena-nya.