Polemik “Kapan Menikah?”

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket

Bosen ditanya “Kapan Nikah” atau “Kapan Kawin” terus? Pertanyaan yang menyinggung hidup pribadi seseorang, seperti ‘kapan menikah’ dapat memberi rasa tidak nyaman serta tekanan bagi individu tersebut. Sebenarnya sebagai si penanya, alangkah lebih baik jika kita dapat memulai pembicaraan yang tidak menyinggung perasaan lawan bicara.

Bagaimana caranya agar bisa menangani stress akibat tekanan dari keluarga? Yuk baca artikel lengkapnya di website Into The Light Indonesia! Klik di sini.

Sending you love and lights,
Into The Light Indonesia.

Infografis oleh Fauzia Adzani.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email
Share on pocket
Fauzia Adzani

Fauzia Adzani

Hello, I'm Fauzia Adzani, a Mental Health Awareness Content Creator. I currently studying Broadcast, which happened to be my passion. I realized that life is all about finding good deeds that could help others, so I start the journey by being a part of Into The Light Indonesia.