
Kompetisi Karya Jurnalistik Pencegahan Bunuh Diri Diperpanjang
Penerimaan artikel untuk Kompetisi Karya Jurnalistik Pencegahan Bunuh Diri kini diperpanjang s/d 13 Februari 2020.

Penerimaan artikel untuk Kompetisi Karya Jurnalistik Pencegahan Bunuh Diri kini diperpanjang s/d 13 Februari 2020.

Memasuki tahun ketujuh berdirinya Into The Light Indonesia sebagai komunitas orang muda yang bergerak dalam pencegahan bunuh diri dan kesehatan jiwa berbasis bukti ilmiah dan hak asasi manusia, Into The Light Indonesia telah resmi beralih dari komunitas menjadi yayasan, yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM dengan nama resmi Yayasan Insan Terang Langit.

Halo teman-teman! Sabtu, 23 November 2019 kemarin Into The Light, AJI Jakarta, dan LBH Pers telah berdialektika dengan editor-editor media massa di Jakarta mengenai penulisan isu bunuh diri. Hari ini,

Artikel ini ditulis oleh Okto Rizki Alpino, untuk SINDONEWS.com. JAKARTA – Into The Light Indonesia Suicide Prevention Community for Advocacy, Research, and Education bersama Lembaga Bantuan Hukum Pers dan Aliansi

Into The Light Indonesia sebagai komunitas orang muda yang bergerak dalam pencegahan bunuh diri dan kesehatan jiwa berbasis bukti ilmiah dan hak asasi manusia meluncurkan sebuah kampanye daring bertajuk “What I Wish They Knew” (”Seandainya Mereka Tahu”) berkerjasama dengan Sandersan (Sandy) Onie, seorang kandidat doktoral dari School of Psychology, University of New South Wales Sydney.

UNTUK DISIARKAN SEGERA JAKARTA, 1 September 2019 – Dalam rangka memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia (World Suicide Prevention Day) yang jatuh pada 10 September 2019, Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Akhir-akhir ini peristiwa bunuh diri ramai dimuat media massa. Foto dan video adegan bunuh diri bahkan tersebar luas di media sosial tanpa henti-henti. Peristiwa bunuh diri secara jelas dapat memunculkan rasa ngeri, dan berpotensi menimbulkan trauma yang mengganggu kesehatan jiwa bagi masyarakat juga keluarga korban.

Artikel ini aslinya tayang di Tempo.co, ditulis oleh Sarah Ervina Dara Siyahailatua. Kemajuan teknologi digital tampaknya telah memberikan dampak yang signifikan kepada generasi muda. Namun, dampak tersebut tidak selamanya positif. Penggunaan

Memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang jatuh pada 10 Oktober lalu, komunitas Into The Light Indonesia kembali mengingatkan pentingnya kesehatan jiwa kaum muda bagi dunia. Video ini tayang di Metro

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia (World Mental Health Day) diperingati pada tanggal 10 Oktober setiap tahunnya dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan isu kesehatan jiwa dan memobilisasi upaya yang mendukung isu ini. Tema tahun ini, “Young People and Mental Health in Changing World”, berfokus pada generasi muda yang pada era serba cepat dan berubah, menghadapi beragam tantangan yang berat dan lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya.
Into The Light Indonesia (Yayasan Insan Teman Langit) adalah komunitas orang muda untuk advokasi, kajian, dan edukasi pencegahan bunuh diri dan kesehatan jiwa yang berbasis bukti ilmiah dan hak asasi manusia.
Sejak 2013